Langsung ke konten utama

perempuan itu otaknya lebih panjang dari lelaki

pada waktu itu hujan turun, deras sekali dan menakutkan karena ada petir yang mungkin tiap menit. Pada saat itu aku lagi asik dengerin dosen yang dalam 7x pertemuan baru kali ini dia masuk. dosen itu berbeda dengan dosen yg lain. dia mengajarkan dengan sangat cepat sehingga buat saya "lieur".

tapi setelah itu dosen buat cerita yang menarik aku yang tadi nya ngantuk setengah mati jadi cerah secerah matahari dipagi hari *alah

yang diomongin dosen itu ternyata masalah tentang lelaki dan perempuan, dosen itu seorang lelaki. dia bilang:
"kalian harus tau dan itu merupakan sebuah kodrat jika lelaki punya otak yang lebih pendek dibandingkan perempuan"
"mengapa demikian?"
"karena wanita lebih banyak yang mereka pikirkan, lelaki hanya memikirkan hal yg besar besar saja

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ya Alloh, Dibandingin itu Sakit.

semua manusia hidup di dunia ini punya jalan hidupnya masing-masing, punya nasib nya sendiri dan otomatis punya rejeki nya sendiri. manusia-manusia munafik di luar sana selalu sadar kalo memang kodratnya manusia ya pasti Tuhan yang menentukan, tapi ketika mereka mengalami kodrat yang memang tidak sebanding dengan kodrat orang lain yang lebih hebat mereka kesal! kesal kepada Tuhan mengapa mereka yang mendapati kodrat yang biasa saja tidak seperti orang lain. munafik sungguh munafik. Ada 2 hal dalam dunia ini ketika ketika menjadi sebuah bahan perbandingan : 1. Perbandingan akan terasa nyaman ketika kita menjadi lebih unggul dibandingkan orang lain. 2. Perbandingan akan SANGAT tidak nyaman ketika kita menjadi lebih rendah dibandingkan orang lain. sometime ada beberapa orang yang sangat semangat ketika dikatakan dia no 2, mereka akan terus membuktikan bahwa mereka lebih unggul. yaa sama lah kaya sekolahan yg mau dapet kluster keberapa-berapanya. cuman bisa ngomong sama yang pu...

cuman bisa menggerutu

yap sesuai judulnya, "cuman bisa menggerutu". Saya paling ga suka dibuat keadaan kaya gini. keadaan dimana bertemu dengan anak dianggap sepele. dan entahlah ada sesuatu yg tidak bisa saya ceritakan di blog ini (mungkin ada orang orang terpilih yang mengerti apa yg tidak bisa saya ceritakan ini). HUMFFFF *Tarik Napas* Oke siapa yang gamau anak dekat sama kita, siapaaaaaa haaah? pengen sekali pake banget. tapi helooo adakah yang bersedia menjaga anak saya seperti menjaga keluarganya sendiri???? saya resign? OGAH. ini kerjaan saya dapetin susah, walau emang bukan perusahaan yang tidak tenar seperti tetangga sebelah yang anaknya kerja di perusahaan besar dengan gaji yang besar (yaiyalah udah 7tahun kerja ya wajib dong gajinya gedde, lhaa dibandingin sm saya). tapi saya sangat bersyukur bisa bekerja disini. setidaknya saya bisa mempunyai keinginan tersendiri ketika pny gaji sendiri. kalo di suruh resign? coba bisakah keinginan saya sama terwujudnya dengan wktu saya beke...

speechles

" ibu sama ayah membesarkan kamu dengan susah payah, selalu berusaha buat kamu senang bagaimanapun caranya, buat semua kebutuhan kamu selalu dipenuhi, oleh karena itu ibu sm ayah sangat sedih jika ada seseorang yang menyakitimu." Dear, please read this..