Pernikahan itu...
Gampang - Gampang susah... :D
sudah hampir 10 bulan ini, merasakan pernikahan..
tidak ada pernikahan yang selalu mengalami senang dan tidak ada pernikahan yang selalu menyedihkan..
semuanya balance.
pernikahan itu alangkah indahnya jika kita berada jauh dari orang orang terdekat, maksudnya disini adalah orang tua.. mengapa?
orang tua mungkin lebih berpengalaman karena mereka sudah menjalani kehidupan rumah tangga bertahun-tahun lamanya jadi jelas mereka lebih memahami dan merasakan bagaimana rasanya hidup rumah tangga..
namun terkadang apa yang orang tua inginkan dan harapkan tidak sesuai dengan kenyataan, dan hal itu terkadang membuat mereka kecewa..
bagaimana dengan sang anak?
mungkin sang anak yang bisa menerima keadaan rumah tangganya akan merasa baik-baik saja dan merasa biasa saja.. tapi mungkin terlihat di mata orang tua sang anak sangat menderita..
sang anak terkadang melihat kehidupan rumah tangga orang lain yang mungkin lebih terlihat "makmur" dibandingkan rumah tangga dirinya, kadang mungkin membuatnya iri. tapi ketika dia sadar, semua ini sudah diatur oleh Tuhan. dan sang anak tidak merasakan iri.
semua hal apapun dalam rumah tangga tidak ada yang mudah, sekalipun itu rumah tangga yang serba mewah, namun alangkah baiknya jika kita mempunyai bentuk rumah tangga atau pernikahan apapun untuk selalu disyukuri dan tidak perlu sedih.. sedih bisa dihapuskan ketika kita menerima semua cobaan atau kehidupan yang diberikan oleh Tuhan. hal itu bisa dilakukan selama kita mempunyai pasangan yang selalu berada di samping kita dan selalu memberikan support satu sama lain dalam hal menjalankan kehidupan rumah tangga.
dan salah satu terpenting dari semua ini adalah selalu berusaha dalam hal membangun kehidupan rumah tangga untuk lebih maju, lebih baik dari hari ke hari..
Gampang - Gampang susah... :D
sudah hampir 10 bulan ini, merasakan pernikahan..
tidak ada pernikahan yang selalu mengalami senang dan tidak ada pernikahan yang selalu menyedihkan..
semuanya balance.
pernikahan itu alangkah indahnya jika kita berada jauh dari orang orang terdekat, maksudnya disini adalah orang tua.. mengapa?
orang tua mungkin lebih berpengalaman karena mereka sudah menjalani kehidupan rumah tangga bertahun-tahun lamanya jadi jelas mereka lebih memahami dan merasakan bagaimana rasanya hidup rumah tangga..
namun terkadang apa yang orang tua inginkan dan harapkan tidak sesuai dengan kenyataan, dan hal itu terkadang membuat mereka kecewa..
bagaimana dengan sang anak?
mungkin sang anak yang bisa menerima keadaan rumah tangganya akan merasa baik-baik saja dan merasa biasa saja.. tapi mungkin terlihat di mata orang tua sang anak sangat menderita..
sang anak terkadang melihat kehidupan rumah tangga orang lain yang mungkin lebih terlihat "makmur" dibandingkan rumah tangga dirinya, kadang mungkin membuatnya iri. tapi ketika dia sadar, semua ini sudah diatur oleh Tuhan. dan sang anak tidak merasakan iri.
semua hal apapun dalam rumah tangga tidak ada yang mudah, sekalipun itu rumah tangga yang serba mewah, namun alangkah baiknya jika kita mempunyai bentuk rumah tangga atau pernikahan apapun untuk selalu disyukuri dan tidak perlu sedih.. sedih bisa dihapuskan ketika kita menerima semua cobaan atau kehidupan yang diberikan oleh Tuhan. hal itu bisa dilakukan selama kita mempunyai pasangan yang selalu berada di samping kita dan selalu memberikan support satu sama lain dalam hal menjalankan kehidupan rumah tangga.
dan salah satu terpenting dari semua ini adalah selalu berusaha dalam hal membangun kehidupan rumah tangga untuk lebih maju, lebih baik dari hari ke hari..
Komentar
Posting Komentar