Langsung ke konten utama

siapa bilang menjadi perempuan itu gampang ?

Tepat tanggal 12 April 2013 lahirlah bayi perempuan cantik yang kami beri nama "Mera Putri Magendha" dengan proses persalinan normal Vacum. kenapa vacum? saya udah ga kuat buat mengejan karena capek nya luar biasa dipermainkan oleh kontraksi selama 2 malam.

luar biasa memang menjadi seorang perempuan ketika hamil, melahirkan, dan menjadi seorang ibu untuk anak-anaknya. laki-laki takkan bisa merasakan bagaimana rasanya menjadi perempuan (ya iyalah!)

saya bahagia sekali dan sangat lega ketika mulas yang luar biasa berubah menjadi keluarnya si Mera, mendengar tangisannya untuk pertama kali lahir di dunia ini sangat mengharukan "oh ternyata ini wajah keturunanku"

Mera, bayi mungil yang hadir dengan berat badan 3,2kg dan panjang 51cm ini telah menjadi pelengkap keluarga kecil kami sekeluarga. Mera yang putih, sipit, dan terlihat cantik ini membuatku senang.. aku pikir "kehidupan kami dimulai.."

sekarang Mera udah mau sebulan, banyak yang dilewati dalam sebulan ini.. ya baby blues lah, ya bertengkarlah sm suami, ya nangis karena kebingungan dll

tapi terkadang saya merasa sedih, bukan sedih karena belum bisa mengurus si kecil dengan telaten. namun sedih karena kadang ada beberapa pihak yang terkadang tidak selalu bisa mensupport keadaan saya menjadi seorang ibu muda yang sedang menyelesaikan skripsi di perkuliahan, ada saja beberapa pihak yang selalu komentar hal yang tidak enak di dengar..

saya memang perasa bahkan terlalu berperasa, semua omongan siapapun bisa langsung masuk ke hati tanpa disaring.. mencoba untuk menyaring? SERING bahkan SELALU saya lakukan.. namun belum pernah berhasil..

berat badan saya selama sebulan ini hanya turun 2kg, masih ada target 10-12 kg lagi untuk mengembalikan badan saya seperti semula.. entahlah bagaimana saya menurunkan berat badan ini. mencoba dengan stres? saat ini saya alami pun stres, tapi di dalam tubuh saya ketika mendapatkan stres badan tetap membengkak tidak bisa kurus seperti perempuan2 lain yang terlihat tekanan batin.
mencoba olahraga? olahraga seperti apa? siapa yang akan menjaga Mera?

saya sedih karena badan belum bisa kembali seperti semula? SANGAT!
semua pakaian dan celana kesayangan saya belum ada yang muat 1pun dan itu membuat saya sedih...


jadi perempuan itu ga gampang, kadang-kadang laki-laki hanya tau bahwa pasangannya harus seperti apa yang dia mau.. padahal perempuan sudah berkorban setengah mati untuk mengeluarkan keturunannya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ya Alloh, Dibandingin itu Sakit.

semua manusia hidup di dunia ini punya jalan hidupnya masing-masing, punya nasib nya sendiri dan otomatis punya rejeki nya sendiri. manusia-manusia munafik di luar sana selalu sadar kalo memang kodratnya manusia ya pasti Tuhan yang menentukan, tapi ketika mereka mengalami kodrat yang memang tidak sebanding dengan kodrat orang lain yang lebih hebat mereka kesal! kesal kepada Tuhan mengapa mereka yang mendapati kodrat yang biasa saja tidak seperti orang lain. munafik sungguh munafik. Ada 2 hal dalam dunia ini ketika ketika menjadi sebuah bahan perbandingan : 1. Perbandingan akan terasa nyaman ketika kita menjadi lebih unggul dibandingkan orang lain. 2. Perbandingan akan SANGAT tidak nyaman ketika kita menjadi lebih rendah dibandingkan orang lain. sometime ada beberapa orang yang sangat semangat ketika dikatakan dia no 2, mereka akan terus membuktikan bahwa mereka lebih unggul. yaa sama lah kaya sekolahan yg mau dapet kluster keberapa-berapanya. cuman bisa ngomong sama yang pu...

cuman bisa menggerutu

yap sesuai judulnya, "cuman bisa menggerutu". Saya paling ga suka dibuat keadaan kaya gini. keadaan dimana bertemu dengan anak dianggap sepele. dan entahlah ada sesuatu yg tidak bisa saya ceritakan di blog ini (mungkin ada orang orang terpilih yang mengerti apa yg tidak bisa saya ceritakan ini). HUMFFFF *Tarik Napas* Oke siapa yang gamau anak dekat sama kita, siapaaaaaa haaah? pengen sekali pake banget. tapi helooo adakah yang bersedia menjaga anak saya seperti menjaga keluarganya sendiri???? saya resign? OGAH. ini kerjaan saya dapetin susah, walau emang bukan perusahaan yang tidak tenar seperti tetangga sebelah yang anaknya kerja di perusahaan besar dengan gaji yang besar (yaiyalah udah 7tahun kerja ya wajib dong gajinya gedde, lhaa dibandingin sm saya). tapi saya sangat bersyukur bisa bekerja disini. setidaknya saya bisa mempunyai keinginan tersendiri ketika pny gaji sendiri. kalo di suruh resign? coba bisakah keinginan saya sama terwujudnya dengan wktu saya beke...

speechles

" ibu sama ayah membesarkan kamu dengan susah payah, selalu berusaha buat kamu senang bagaimanapun caranya, buat semua kebutuhan kamu selalu dipenuhi, oleh karena itu ibu sm ayah sangat sedih jika ada seseorang yang menyakitimu." Dear, please read this..