Langsung ke konten utama

Teruntukmu sayang

Dear Suamiku,

Malam tadi adalah malam yang paling membuat tidurku tidak nyenyak, aku tak mengenalimu, kau tampak seperti orang lain bahkan untuk jadi temanpun kau bukan temanku. aku bahkan tidak merasakan sebuah rasa kepedulian serta perlindungan yg hangat.

Pernikahan kita yang sudah memasukin usia ketiga tahun ini semakin terasa cobaannya, semakin terasa kerikilnya, tajam dan dalam ketika sudah menginjaknya.

Aku merasa asing, kita seperti bukan suami istri. kita juga bukan seperti teman apalagi sahabat. entah apa yang salah dalam diri aku ataupun dirimu.

Aku hanya mau kita berdua merasa nyaman kembali, nyaman sebagai seorang istri dan nyaman sebagai seorang suami. aku gamau kita pisah, aku sangat sayang sama kamu suamiku.

mungkin aku sangat jauh dari sempurna menjadi seorang istri nan solehah seperti istri nabi-nabi, aku hanya ingin diajarkan agama olehmu, ingin rasanya kau selalu jadi imam ketika kita melaksanakan solat, ingin rasanya kau menemaniku ketika aku sedang mencucikan piring makan kita berdua.

aku sangat merindukan celoteh-celotehmu yang kadang buatku lucu terpingkal-pingkal,
aku sangat merindukan sikap manjamu,

aku butuh pelukanmu sayang just i want it ketika aku merasakan sebuah ketakutan
aku butuh kau menjadi imam ketika kita solat subuh dan solat isya
aku butuh kamu untuk selalu penyemangat ketika aku lelah menjadi istri dan seorang Ibu

entah aku harus berbagi kesiapa lagi, kaupun sepertinya semakin tidak merasakan rasa sayang yang aku punya ini untukmu.

kau masih ingat rasanya ketika kita pertama bertemu?
kau masih ingat rasanya ketika memperjuangkan hubungan ini agar kita bisa menikah?
kau masih ingat rasanya ijab kobul dengan ayahku?
kau masih ingat rasanya ketika aku bisa melahirkan anakmu dengan selamat dan sehat?


aku rasa kau mulai tidak bisa mengingatnya sayang..


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ya Alloh, Dibandingin itu Sakit.

semua manusia hidup di dunia ini punya jalan hidupnya masing-masing, punya nasib nya sendiri dan otomatis punya rejeki nya sendiri. manusia-manusia munafik di luar sana selalu sadar kalo memang kodratnya manusia ya pasti Tuhan yang menentukan, tapi ketika mereka mengalami kodrat yang memang tidak sebanding dengan kodrat orang lain yang lebih hebat mereka kesal! kesal kepada Tuhan mengapa mereka yang mendapati kodrat yang biasa saja tidak seperti orang lain. munafik sungguh munafik. Ada 2 hal dalam dunia ini ketika ketika menjadi sebuah bahan perbandingan : 1. Perbandingan akan terasa nyaman ketika kita menjadi lebih unggul dibandingkan orang lain. 2. Perbandingan akan SANGAT tidak nyaman ketika kita menjadi lebih rendah dibandingkan orang lain. sometime ada beberapa orang yang sangat semangat ketika dikatakan dia no 2, mereka akan terus membuktikan bahwa mereka lebih unggul. yaa sama lah kaya sekolahan yg mau dapet kluster keberapa-berapanya. cuman bisa ngomong sama yang pu...

cuman bisa menggerutu

yap sesuai judulnya, "cuman bisa menggerutu". Saya paling ga suka dibuat keadaan kaya gini. keadaan dimana bertemu dengan anak dianggap sepele. dan entahlah ada sesuatu yg tidak bisa saya ceritakan di blog ini (mungkin ada orang orang terpilih yang mengerti apa yg tidak bisa saya ceritakan ini). HUMFFFF *Tarik Napas* Oke siapa yang gamau anak dekat sama kita, siapaaaaaa haaah? pengen sekali pake banget. tapi helooo adakah yang bersedia menjaga anak saya seperti menjaga keluarganya sendiri???? saya resign? OGAH. ini kerjaan saya dapetin susah, walau emang bukan perusahaan yang tidak tenar seperti tetangga sebelah yang anaknya kerja di perusahaan besar dengan gaji yang besar (yaiyalah udah 7tahun kerja ya wajib dong gajinya gedde, lhaa dibandingin sm saya). tapi saya sangat bersyukur bisa bekerja disini. setidaknya saya bisa mempunyai keinginan tersendiri ketika pny gaji sendiri. kalo di suruh resign? coba bisakah keinginan saya sama terwujudnya dengan wktu saya beke...

speechles

" ibu sama ayah membesarkan kamu dengan susah payah, selalu berusaha buat kamu senang bagaimanapun caranya, buat semua kebutuhan kamu selalu dipenuhi, oleh karena itu ibu sm ayah sangat sedih jika ada seseorang yang menyakitimu." Dear, please read this..